Ini Unik, loh…!

Pelemsengir – (25/9). Pemandangan berbeda namun tak asing kali ini muncul di dusun Klumpit, desa Pelemsengir, kecamatan Todanan (Blora). Nampak beberapa anak usia 8-10 tahun sedang berlomba memanjat bambu dengan berbagai macam hadiah yang digantung alias lomba panjat pinang. Coba tebak, sebenarnya ada acara apa sih pakai lomba panjat pinang segala? Tujuh belasan? Syukuran desa? Ah, bukan. Lalu apa?

Percaya atau tidak, setelah diselidiki ternyata lomba tersebut diadakan pada acara hajat pernikahan, loh. Umumnya, acara hajatan akan mendatangkan orkes, ustadz, atau hiburan-hiburan lain. Ini nih yang unik. Setelah diselidiki kembali, yang sedang punya hajat bukannya tidak punya uang untuk mendatangkan hiburan yang umumnya ada, tapi karena punya nazar yang masih dirahasiakan. ”Pokoke aku duwe nadar. Lek nadarku kelakon, mengko gaweku tak gawekno jambeyan. Alhamdulillah kog kelakon.”, ungkap Ibu Kasemi.

Dari hal ini dapat kita ambil pelajaran. Ternyata, beberapa daerah di Indonesia masih mencintai budaya dan tradisi peninggalan para sesepuhnya. Bukan hanya merasa hits dengan tren-tren kekinian yang sebenarnya mempunyai dampak yang buruk terhadap kebudayaan, khususnya adat setempat dan kebudayaan bangsa Indonesia secara umum. (Hera.M)

Bagikan postingan ini:

Related posts

Leave a Comment