[Resensi] Film What Happened to Monday

Resensi Film What Happened To Monday - mjcunnes.com

Sutradara
Tommy Wirkola
Penulis Skenario
Max Botkin, Kerry Williamson
Bintang Film
Noomi Rapace, Glenn Close, Pål Sverre Hagen
Genre
Sci-Fi, Thriller
Produksi
Netflix
Rilis
18 Agustus 2017

 


 

Ledakan populasi manusia kian meningkat, begitulah yang terjadi pada masa depan — tahun 2037 — hingga mencapai angka 10 miliar.

Dengan begitu, pemanasan global kian memperburuk keadaan di bumi. Bahan pangan pun, seakan mulai berkurang, dan tak mampu memenuhi kebutuhan tiap individu. Walalupun sudah melakukan rekayasa genetika pada tanaman, justru hal itu membuat bayi mengalami cacat.

Akhirnya pemerintah sepakat untuk membuat program “satu anak per keluarga”. Anak yang harusnya dilahirkan dan dirawat sampai dewasa, terpaksa harus dipisah dari orangtua mereka dan dikirim ke tidur panjang. Sebuah hibernasi yang mungkin akan berjalan selama ratusan tahun, dan para anak tidak akan pernah bertemu dengan orangtua mereka.

Pemerintah sudah menemukan solusinya, yaitu dengan membuat program “satu anak per keluarga”. Dimana jika memeiliki lebih dari satu anak, maka anak yang lain harus direnggut, dan ditaruh di sebuah tempat hibernasi yang bernama Cryosleep. Sampai populasi manusia kian menurun, baru anak yang lain dibangunkan.

Hingga lahirlah tujuh anak perempuan yang kembar identik. Yang membuat kakeknya berpikir keras, bagaimana caranya agara mereka bisa hidup. Di saat mereka lahir, sang ibupun telah tiada, dan sang ayah entah kemana.

Permainan apik pun dimulai, sang kakek — Terrence Settman — yang diperankan oleh Willem Dafoe berhasil memanipulasi gelang yang dibuat oleh pemerintah. Gelang itu adalah salah satu cara untuk mengidentifikasi apakah ia anak tunggal atau tidak.

Mereka adalah tujuh bersaudari, dengan nama yang diambil dari masing-masing hari. Monday, Tuesday, Wednesday, Thursday, Friday, Saturday, dan Sunday. Kembar identik, tapi tiap individu memiliki sifat yang berbeda. Didoktrin oleh sang kakek, agar mereka selalu waspada tehadap segala ancaman. Karena pemerintah begitu ketat dalam programnya.

Tujuh karakter berhasil diperankan dengan ciamik oleh Noomi Rapace. Dengan identitas Karen Settman — diambil dari nama ibunya — mereka berhasil hidup puluhan tahun. Memakai nama sesuai hari, apabila hari ini adalah Senin maka yang keluar ke dunia luar adalah Sunday. Tidak bisa keluar secara bersamaan, namun dengan bergantian.

Tujuh orang dengan penampilan dan sifat yang berbeda berhasil membuat decak kagum, Noomi Rapace patut diapresiasi lebih.

Satu bulan bisa diperkirakan, tiap individu hanya ke dunia luar sebanyak 4 kali. Mereka mengakali kebosanan dengan merekam aktivitas dunia luar lalu ditonton bersama. Jadi sebisa mungkin pas giliran masing-masing, mereka harus memuaskannya.

Ingat!!! Di dunia luar mereka adalah Karen Settman, satu orang diperankan oleh tujuh orang. Dengan sifat yang sama, gerak-gerik yang sama, dan tubuh yang sama. Namun lain halnya jika di dalam apartemen, mereka bisa jadi diri sendiri.

Pada suatu hari, tiba-tiba Monday menghilang. Di mana terakhir diketahui saat sedang promosi jabatan di kantor, hal itu membuat saudari-saudarinya bingung. Pelacak di gelangpun mati, hingga hari berganti Monday tak kunjung pulang. Apa yang terjadi dengan Monday?

Tuesday pun melanjutkan pergantian, naasnya dia malah tertangkap oleh Nicolette Cayman, seorang kepala Biro Perlindungan Anak dan kandidat untuk parlemen. Tersisa lima orang.

Mereka diburu di apartemennya, diburu oleh agen dari BPA. Sunday pun tewas di tempat.

Dilanjut Wednesday tewas ditembak saat akan melompat ke gedung sebelahnya dan jatuh. Saturday ditembak di kepala, dan Friday terkena ledakan dahsyat di apartemen.

Terisa Thursday, dia bekerjasama dengan Adrian Knowles, pacar dari Monday. Pertama mengungkap keaslian dari Cyrosleep, alat yang katanya digunakan untuk menghibernasi anak ternya digunakan untuk melenyapkan anak. Berbeda dengan iklan yang ditayangkan ke publik.

Lalu menyelamatkan Tuesday, dan meretas video yang digunakan untuk kampanye Cayman.

Sempat ada perselisihan antara Thursday dan Monday yang diakhiri dengan tembakan ke Monday.

Kedok Cayman berhasil terbongkar, dan akhirnya program “satu anak per keluarga” pun dihentikan. Pemerintah merasa kecolongan dengan hal tersebut.

Dan apakah motif Monday menghilang?

Makna dari film ini adalah menggambarkan keadaan di sekitar kita saat ini, dimana ada kejadian yang terlihat baik namun ternya lebih buruk. Film garapan Netflix adalah salah satu yang terbaik di tahun ini. Dan peran Noomi pun juga bagus.

Bagikan postingan ini:

Related posts

Leave a Comment